Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 September 2018
rulli rosalli - arsitekarsitektur, Desain Arsitektur, desain kami, desain rumah, informasi, penjualan, Rumah Minimalis, rumah mungil, rumah tinggal
Dalam setiap desain seringkali ada desain yang tidak jadi digunakan karena satu dan lain hal. Bisa dikarenakan owner mengganti rencana penggunaan lahan yang akan dibangun, atau desain yang memang tidak disukai owner tetapi kami merasa sudah klop dengan desain tersebut.
Team Kami saat ini sedang mengumpulkan desain-desain yang tidak jadi kami gunakan tersebut untuk ditawarkan kepada rekan-rekan Garis yang mungkin berminat membelinya dengan harga yang relatif murah. Kami akan menjual desain tersebut dalam harga murah, lebih murah dari harga yang kami terapkan saat ini.
Output dari gambar yang kami perjual belikan dalam program "Desain Rumah Dibuang Sayang" ini adalah 1. Denah Rencana, 2. Potongan Rencana Rumah 3. Tampak Rencana dalam bentuk 3D.
Bagi rekan-rekan yang tertarik dengan pembelian desain ini. Silahkan kontak melalui WA kami di nomer 0878 2461 5376. atau melalui email di konsul.desain.at.garis@gmail.com.
catatan :
Desain yang kami perjual belikan ini tidak difasilitasi dengan adanya perubahan atas permintaan dari pembeli. Pembeli memilih dan menggunakan gambar tersebut sesuai dengan data gambar yang ada.
Desain Pertama
Desain Rumah #GCK01-45
Keterangan :
Luas Bangunan : 45m2
Luas Lahan : 70m2
Spesifikasi Ruang :
1. Kamar Tidur Utama
2. Kamar Tidur Anak (1 unit)
3. Ruang Tamu
4. Ruang Makan
5. Dapur
6. Kamar Mandi
7. Carport
8. Taman Depan
9. Taman kering di dalam rumah untuk pengudaraan didalam rumah.
Minggu, 09 September 2018
rulli rosalli - arsitekarsitektur, bahan bangunan, Desain Arsitektur, diskusi, informasi, informasi desain, mengenal bahan, share, sharing, tips
Kenapa Harus ada RAB #1
"Berapa kira-kira biaya bangun untuk rumah saya
yang berukuran 137,5 m2 ini ya master ?".
Begitulah kira-kira pertannyaan banyak orang ketika masuk kedalam sebuah grup desain arsitektur, atau kontraktor. Dan akan banyak pula yang menjawab : 500juta terima kunci. 615juta. 485juta. bahkan ada juga yang menjawab 225juta juga selesai mba. atau... yang membuat penanya ketar ketir adalah yang menjawab singkat : 1M saja mba !!!.

Kira-kira apakah jawaban diatas benar?. Bisa benar, bisa salah, bisa juga Ngawur !!. Tetapi mereka yang menjawab tidak salah juga karena mungkin mereka punya cara perhitungan sendiri sehingga akhirnya keluar nilai sekian ratus juta. Maka dengan kondisi seperti itulah kita tidak bisa berpatokan kepada hitungan-hitungan yang kira-kira tersebut. Karena dengan luas rumah 137,5m2 itu bisa bermacam bentuk layout yang terbentuk dalam sebuah rumah.
Contoh
sebuah rumah seluas 70m2 terdiri dari 1 kamar mandi, 3 kamar tidur.
akan berbeda nilai biaya bangunnya dengan rumah seluas 70m2 yang terdiri
dari 2 kamar mandi, 2 kamar tidur. Atau contoh lain. rumah yang luasnya
100m2 memiliki dapur kotor dan bersih, akan berbeda nilainya dengan
rumah yang luasnya 100m2 yang hanya memiliki dapur kotor saja. Benar apa
benar?.
Lalu
bagaimana dengan master-master yang memberikan informasi per m2?. Mulai
dari 2,5jt sd 5jt per m2, misalkan. (lihat catatan saya di web site
dengan judul "memperkirakan biaya bangun").
Apakah salah?, tidak juga, tetapi perhitungan itu bukan hitungan pasti,
tetapi perhitungan kira-kira/sekitaran biaya. Contoh : rumah seluas
45m2 yang lantainya menggunakan granit akan berbeda dengan rumah seluas
45m2 dengan menggunakan keramik saja, apalagi keramik KW2. Benar?. Jadi
hitungan per m2 pun hanya harga kisaran sebagai gambaran kepada anda
berapa biaya yang harus anda siapkan ketika anda akan membuat rumah
seluas "sekian" m2.
Setiap
perhitungan dalam menghitung biaya bangun akan bergantung kepada, harga
bahan dan harga tukang yang digunakan, tergantung juga pada daerah
dimana rumah itu dibangun. Contoh : tukang di daerah A nilainya 150rb
per hari. tapi didaerah M nilanya Rp. 90rb per hari. Harga pasir di
daerah A harganya Rp. 2,1jt per truk. tapi didaerah M bisa Rp. 1,7jt per
truk. Atau sebaliknya harga semen didaerah A Rp. 65rb tapi didaerah M
Rp. 75ribu. Betul apa iya?
Mudah-mudahan sampai disini dulu bisa anda fahami.
Rulli Rosalli Arsitek
WA. 0878 2461 5376
IG : rulli_rosalli_arsitek
Bersambung
Sabtu, 25 Agustus 2018
rulli rosalli - arsitekbahan bangunan, desain rumah, granit tile, informasi, keramik, share, sharing, tips
Cara Menghitung Kebutuhan Keramik
Untuk beberapa orang yang membangun rumahnya sendiri, dengan hanya
dibantu oleh grup tukang, tanpa bantuan arsitek atau kontraktor, pemilik
seringkali merasa kesulitan menentukan jumlah bahan penutup lantai
seperti keramik atau granit. Jika dengan bantuan arsitek atau kontraktor
biasanya di dalam RAB yang diperuntukkan untuk pemilik sudah tercantum
berapa banyak dus yang akan digunakan dirumah pemilik.

Untuk
contoh diatas tertulis keramik area duduk/ruang keluarga menggunakan
keramik ukuran 50x50 merk milan warna abu-abu dibutuhkan untuk 12,5 m2.
Karena 1 dus keramik biasanya untuk kebutuhan 1m2 (tidak semua ukuran
keramik atau granit 1 dus untuk 1m2) maka untuk 12,5 m2 dibutuhkan 12,5
dus dibulatkan menjadi 13 dus.
Jika
anda tidak memiliki RAB yang sudah terhitung oleh arsitek atau
kontraktor anda maka anda sendiri dapat menghitung kebutuhan keramik
atau granit seperti ini : Misalkan anda ingin menutup ruang tidur utama
yang memiliki luas 3x4 m = 12 m2 dengan keramik berukuran 40x40. Yang
perlu kita ketahui pertama kali adalah apakah benar untuk 1 dus keramik
itu dipakai untuk 1m2?. Maka kita dapat berhitung seperti ini, ukuran
keramik 40x40 = 0,16m2. Satu dus keramik ukuran 40x40 berisi 6 keping.
maka satu dus keramik diperuntukkan untuk 0,16 m2 x 6 keping = 0,96 m2.
Setelah
diketahui untuk 1 dus keramik ukuran 40x40 maka kita tinggal membagi
luas kamar dengan peruntukkan 1 dus keramik 40x40 yaitu 12 m2 : 0,96 m2 =
12,5 dus atau 13 dus. Lalu jangan lupa tambahkan 1 sd 2 dus keramik.
Begitu
juga dengan penggunaan keramik atau granit 50x50. Untuk 1 dus keramik
atau granit 50x50 digunakan untuk 1m2 luas lantai karena isinya 4 lembar
keramik atau granit. Maka yang dibutuhkan untuk kamar dengan luas 12m2
maka dibutuhkan 12m2 : 1m2 = 12 dus keramik atau granit uuran 50x50.
Sebagai cadangan jika saat pembangunan terdapat cacat keramik atau pecah keramik.
Jumat, 24 Agustus 2018
rulli rosalli - arsitekArchitecture, arsitektur, Desain Arsitektur, desain rumah, informasi, informasi desain, konsultasi desain, Rumah Minimalis, rumah mungil
Tata Ruang Dalam Bentuk 3D Untuk Tanah Lebar 7 Meter
Dalam merancang sebuah rumah, seorang arsitek akan memberikan banyak alternatif kepada anda, terutama pada saat pembuatan denah. Karena denah merupakan titik awal sebuah perencanaan dibuat.Dan sebagai gambarannya berikut ini saya akan tampilkan denah-denah yang dapat dibentuk dilahan dengan lebar 7m.
![]() |
| Denah Alt 1 di lahan Lebar 7 Meter |
![]() |
| Denah Alt 2 di Lahan Lebar 7 meter |
![]() |
| Denah Alt. 3 di Lahan 7 Meter |
Ruang-ruang yang terbentuk
- Kamar Tidur 2 unit
- Kamar Mandi
- Ruang Keluarga
- Ruang Makan dan Dapur
- Tempat Parkir Motor
- Taman Belakang
- Taman Depan
Denah di atas denah yang lebih cocok diterapkan di kawasan yang padat penduduk, tidak dilewati banyak kendaraan (atau berada di pinggir jalan yang hanya masuk satu mobil). atau di gang. Karena Garis Sempadan Bangunan (GSB) akan lebih kecil dibandingkan di lahan yang berada di jalan raya, atau dilewati 2 lajur kendaraan.
Jumat, 17 Agustus 2018
rulli rosalli - arsitekarsitektur, Desain Arsitektur, desain rumah, diskusi, informasi, informasi desain, konsultasi desain, Rumah Minimalis, rumah tinggal
Bagaimana Mengembangkan Rumah
Ketika saya mendapatkan permintaan untuk mengembangkan sebuah rumah dengan luas 70m2. Dengan permintaan pengembangan rumah seperti ini :
- Kamar Tidur 1 unit dan ruang lain yang sudah ada disesuaikan dengan kebutuhan dan pertimbangan kenyamanan rumah bagi penghuni
- Kamar Tidur 3 unit - 2 unit kamar tidur anak dan 1 unit kamar tidur utama
- Kamar Mandi
- Ruang Keluarga
- Area Cuci dan Jemur
- Kamar tidur diposisikan di bagian muka supaya mendapatkan matahari pagi
Dan kondisi rumah pada bagian yang sudah diberi warna, sudah dipasang plat beton/lantai beton yang pada awal pembangunan dulu memang sudah direncanakan akan dibangun dua lantai. Walaupun belum dipastikan perkembangan di lantai atas belum ditentukan seperti apa penataan ruangnya.
Setelah di pelajari ada beberapa hal yang dapat diusulkan kepada pemilik, mengenai beberapa posisi ruang dalam rumah yang harus dirubah untuk mendapatkan kelulasan, dan kenyamanan pemilik.
- Posisi Kamar Mandi yang dapat dipindahkan ke dekat/belakang ruang tamu.dengan maksud area ruang keluarga dan ruang makan dapat dirasakan lebih leluasa. Dan pembatas dinding yang membatasi dapur (sekarang) dengan area tangga pun dapat dibuka.
- Dapur yang ada di bagian belakang dapat dipindahkan ke area rg tidur tengah, sehingga area dapur terpisah dengan ruang keluarga tetapi dekat dengan area void area tangga (dalam gambar ruangan diberi nama ruang dengan warna hitam).Atau bisa saja dibalik dapur tetap ditempat semula tetapi ruang keluarga dipindahkan ke area rg tidur tengah yang dpt disatukan posisinya dengan area tangga. (dalam gambar ruangan diberi nama ruang dengan warna merah).
Pengembangan Lantai Atas.
Pengembangan lantai atas dikembangkan berdasarkan pengembangan posisi ruang di lantai dasar. Dan pengaturan layoutnya seperti ini :
Di sini, seperti biasa dalam setiap konsep desain rumah saya tetap mengutamakan akses udara dan cahaya kedalam rumah.maka di lantai atas seluruh kamar tidur mendapatkan cahaya langsung kedalam ruang tidur. Dan untuk ruang tidur di bagian belakang yang mendapatkan cahaya matahari langsuug dapat diatur bentuk dan ukuran jendelanya yang tidak terlalu lebar yang mengakibatkan matahari sore langsung masuk kedalam kamar, tetapi cahaya tetap dapat masuk secara maksimal.
Begitu pun dengan void di area tangga yang dipertahankan tetap ada untuk menerima masukkan cahaya dan udara ke lantai daasar dan ke ruang keluarga di lantai atas. dan sama halnya dengan ruang tidur belakang di lantai atas, bentuk dan besaran jendela akan diatur sedemikian rupa sehingga panas matahari sore panas dan sinarnya tidak terlalu mengganggu kedalam rumah.
Lalu apakah desain ini sudah fix dan bagus? jawabannya belum. Karena pemilik belum tentu menyukai tata ruang seperti ini, walaupun ruang-ruang dalam rumah sudah disesuaikan dengan keinginan pemilik. Tetapi dalam pandangan pemilik pasti akan ada beberapa hal yang ingin dikembangkan lebih jauh yang tentu saja perlu didiskusikan kembali dengan saya sebagai arsiteknya. Tentu saja ini menandakan, sebuah denah, sebuah desain, yang ditemukan dalam sebuah postingan atau pun hasil googling walaupun sesuai dengan ukuran tanahnya haruslah didiskusikan dengan ahlinya, karena desain , pun denah atau desain yang dibuat arsitek belum tentu sesuai dengan keinginan pemilik, dan untuk mendapatkan desain yang sesuai, harus melalui tahap diskusi dan konsultasi yang berkelanjutan.
Kamis, 01 Maret 2018
rulli rosalli - arsitekinformasi, Pemberitahuan, share, tips
Menghitung Kebutuhan Genteng
Mereka
yang sedang membangun rumah sendiri, ketika pekerjaan sudah mencapai
pekerjaan pemasangan genteng, sementara pekerjaan anda hanya dibantu
oleh kelompok tukang terkadang harus siap menyediakan baha-bahan penutup
atap, genteng dengan jumlah yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang
diperlukan, supaya genteng yang dibeli tidak berlebihan tidak juga
kekurangan.
Untuk menghitung kebutuhan genteng kami memeberikan gambaran perhitungannya seperti ini :
Ketahui
luas atap yang dibuat di rumah yang sedang anda bangun. perhitungan
luas jika gambar rencana rumah tinggal anda dibantu oleh arsitek
sehingga anda memiliki gambar rencana rumah nya maka luas atap dapat
dihitung dari ukuran yang ditampilkan oleh arsitek di gambarnya.
Contohnya gambar rencana rumah anda seperti ini :
Pertama-tama ketahui panjang genteng dari potongan A berapa meter, tentu
saja panjang genteng ini akan dipengaruhi oleh bentuk atap yang dipakai
dirumah anda. Sementara dari contoh yang ditampilkan diatas maka panjang atap dari kiri ke kanan sama dengan lebar lahan rumah yaitu 10m
Kedua, ukur panjang atap dari kemiringan atap yang kemiringannya mengarah ke bagian belakang seperti yang diperlihatkan dalam gambar Potongan C-C. Misalkan panjang atap yang bagian belakang dari ujung bubungan ke arah ujung atap bagian belakang adalah 6M. maka luas atap bagian belakang rumah yang kemiringannya menghadap kearah belakang luasnya adalah 6M x 10M = 60M
Ketiga, ukur panjang genteng dari kemiringan atap yang kemiringannya mengarah kebagian depan rumah. Misalkan panjang atap yang bagian depan dari ujung bubungan ke arah ujung atap bagian depan adalah 4.5M. Maka luas atap bagian depan rumah yang kemiringannya menghadap ke depan adalah 4,5M x 10M = 45m2.
Dengan demikian luas atap yang akan terpasang dirumah anda adalah 60m2 + 45 m2 = 105m2.
Lalu berapa jumlah genteng yang diperlukan untuk digunakan di atap seluas 105m2 tersebut?. Rata-rata penggunaan genteng dalam 1m2 nya berjumlah 25 buah.
Tetapi karena saat ini begitu banyak genteng yang diproduksi akan lebih
baik ditanyakan kepada penyedia genteng untuk diketahui berapa jumlah
genteng yang diperlukan dalam 1m2 nya sesuai dengan merk dan tipe yang
anda pilih. Karena jumlah genteng dalam tiap 1m2 nya akan dipengaruhi
oleh ukuran gentengnya sendiri.
Tentu saja jika yang diperlukan dalam 1m2 nya adalah 25buah maka tinggal dikalikan saja 25buah x 105m2 = 2.626buah genteng. Dan jika dalam 1m2 nya dibutuhkan 27 buah maka tinggal dikalikan saja 27buah x 105m2 = 2.835 buah. Jangan lupa tambahkan beberapa keping genteng tambahan untuk cadangan jika terjadi kerusakan saat pemasangan atau untuk cadangan setelah rumah anda selesai dibangun.
Link Lain untuk menghitung kebutuhan bahan :
Menghitung kebutuhan semen untuk pemasangan keramik
Menghitung kebutuhan penutup lantai (keramik/Granit)
Senin, 02 Mei 2016
rulli rosalli - arsitekArchitecture, arsitektur, bathroom, desain kamar mandi, desain kami, informasi, kamar mandi, Minimalist Style, sharing
Kamar Mandi Sederhana
Kamar Mandi sebagai sebuah fasilitas utama dalam setiap hunian tentunya menjadi prioritas nomer 1 yang menjadi salah satu fokus utama saat membangun/mengembangkan rumah, selain dapur. Karena kamar mandi ini selain fungsinya sebagai fasilitas pedukung rumah, kamar mandi ini harus menjadi kamar mandi yang nyaman saat digunakan. Dibagian Kamar Mandi inilah, seringkali pemilik rumah lebih banyak mennghabiskan waktunya saat membeli bahan-bahan finishing kamar mandi serta alat-alat kamar mandi dan asesorisnya. Mulai dari keramik lantai dan dinding, cat, Closet, Wastafel, Kran, shower dll.
Tapi disadari atau tidak, biaya untuk mengolah kamar mandi ini dapat menyita biaya yang cukup besar pembangunannya dibandingkan dengan ruang-ruang lain.
Diperlukan sikap bijaksana saat berencana mengembangkan/membangun kamar mandi, jangan sampai fungsi utama kamar mandi menjadi nomer 2 dikarenakan lebih mengutamakan tampilan kamar mandi menjadi kamar mandi yang menyenangkan dan membuat betah saat berada didalam kamar mandi, terlalu sibuk memilih asesoris atau keramik yang indah dan mahal. sementara yang justru harus diutamakan menjadi terabaikan.

kita bisa saja membuat kamar mandi dengan bahan-baha marmer yang total biayanya bisa mencapai hampir seratus jutaan. Atau kamar mandi biasa dengan bahan-bahan kelas menengah dengan biaya belasan juta tapi tampilannya tetap menarik.
Lalu bagaimana caranya supaya kamar mandi dapat difungsikan dengan nyaman, tapi tetap tampil menarik tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal.
Pertama, tentunya kita harus menentukan berapa besar kamar mandi yang ingin kita punya sesuai dengan kebutuhan, terkecuali dengan rumah yang memang dari awal sudah tersedia didalam rumah tersebut. Kedua, alat-alat/sanitary apa saja yang diperlukan, washtafel, closet, bathtub, urinoir (?) kenapa ini menjadi hal penting kedua, karena jika kita membeli alat-alat dengan merk yang belum teruji bisa dibayangkan berapa kali harus dilakukan perbaikan atau mengganti sparepart yang rusak. Ketiga setelah ditentukan alat-alat/sanitary yang tepat barulah kita menentukan bahan finishingnya, seperti keramik mulai dari merk lalu warna, penentuan cat, jika masih ada bagian yang diperlukan. Kemudian penentuan asesoris kamar mandi seperti kran, shower, jet washer dll. Lalu kenapa keramik serta asesoris ini menjadi prioritas ke 4?. karena alat-alat dan bahan finishing ini bisa terus ditingkatkan/diganti dengan yang lebih baik jika satu saat nanti kita sudah kembali dapat mengumpulkan uang untuk mengembangkan kamar mandi.
Berikut ini adalah Kamar mandi sederhana yang dibuat dengan budget rendah, tidak mencapai harga enam juta rupiah. Bagaimana bisa?, karena pemilik berani menggunakan barang-barang second untuk alat-alat sanitary nya, closet, washtafel dicari oleh pemilik di tempat penjualan barang-barang bekas, dan dengan semangat besarnya pemilik berhasil menemukan alat sanitary bekas yang masih bagus hanya sedikit goresan kecil di beberapa bagian. Kemudian kran, shower, dan jet shower pun dipilih dengan merk biasa untuk sekedar bisa dipakai dalam 1 atau 2 tahun kedepan.

Tampak Atas Kamar Mandi
Selanjutnya dengan RAB dan gambar rencana yang kami lampirkan berikut ini bisa menjelaskan lebih banyak kepada anda.

RAB Kamar Mandi Sederhana


Tampak Kamar Mandi
Minggu, 23 Februari 2014
rulli rosalli - arsitekinformasi
Project-project yang sedang kami tangani

Hingga Bulan April 2018. Ada dua pekerjaan yang sedang kami kembangkan desainnya :
Project : Rumah Tinggal Ibu Ida Rosida
Pemilik : Ibu Ida Rosida
Lokasi : Cibaduyut Bandung
Status : Persetujuan Terakhir
Project : Pengembangan Rumah Tinggal 2 Lantai
Pemilik : Bp. Dadang
Lokasi : Subang
Status : Pengerjaan DTP (denah tampak dan potongan)
Jumat, 06 Juli 2012
rulli rosalli - arsitekinformasi
pejuang kami dilapangan
Rekan-rekan Garis.
inilah wajah-wajah dari rekan kerja kami yang bekerja di lapangan, yang membantu kami sepenuh hati dalam kondisi panas dan hujan serta berangin. Mereka tetap mengerjakan tugas-tugasnya sesuai dengan apa yang ditugaskan kepada mereka. Ketekunan, serta kedisiplinan, kerja keras, serta kerja sama mereka yang baik diantara mereka juga dengan kami, menjadikan pekerjaan team lebih mudah dan lebih baik.
Untuk rekan-rekan yang saat ini melakukan kerja sama melaksanakan pembangunan rumah tinggalnya, tentu akan mengenal beberapa diantara pekerja-pekerja kami dilapangan karena mereka ada dilokasi rumah rekan-rekan yang sedang dibangun. Dan tentu sangat menyenangkan bagi pekerja-pekerja kami jika satu saat anda bertemu dengan mereka kemudian memanggil namanya. surprise besar bagi mereka yang berada dibalik layar tiba-tiba namanya disapa.
Selamat mengenal mereka. =)
Selamat mengenal mereka. =)
![]() |
| Pak Apit [ Ahli Keramik |
![]() |
| Pak Amang [ Laden yang cekatan |
![]() |
| Eman [ laden paling muda tapi tidak pernah mengeluh |
![]() |
| Pak Erwin [ Laden. Spesialisasi Bahan Campuran |
![]() |
| Pak Ikin [ Tukang Ahli |
| Pak Adin [ Tukang Ahli |
| Dadan [ Laden |
Langganan:
Postingan (Atom)
























