Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 September 2018

Kenapa Harus ada RAB #1

"Berapa kira-kira biaya bangun untuk rumah saya

yang berukuran 137,5 m2 ini ya master ?".



Begitulah kira-kira pertannyaan banyak orang ketika masuk kedalam sebuah grup desain arsitektur, atau kontraktor. Dan akan banyak pula yang menjawab : 500juta terima kunci. 615juta. 485juta. bahkan ada juga yang menjawab 225juta juga selesai mba. atau... yang membuat penanya ketar ketir adalah yang menjawab singkat : 1M saja mba !!!.


Berhitung


Kira-kira apakah jawaban diatas benar?. Bisa benar, bisa salah, bisa juga Ngawur !!.  Tetapi mereka yang menjawab tidak salah juga karena mungkin mereka punya cara perhitungan sendiri sehingga akhirnya keluar nilai sekian ratus juta. Maka dengan kondisi seperti itulah kita tidak bisa berpatokan kepada hitungan-hitungan yang kira-kira tersebut. Karena dengan luas rumah 137,5m2 itu bisa bermacam bentuk layout yang terbentuk dalam sebuah rumah.
Contoh sebuah rumah seluas 70m2 terdiri dari 1 kamar mandi, 3 kamar tidur. akan berbeda nilai biaya bangunnya dengan rumah seluas 70m2 yang terdiri dari 2 kamar mandi, 2 kamar tidur. Atau contoh lain. rumah yang luasnya 100m2 memiliki dapur kotor dan bersih, akan berbeda nilainya dengan rumah yang luasnya 100m2 yang hanya memiliki dapur kotor saja. Benar apa benar?.

Lalu bagaimana dengan master-master yang memberikan informasi per m2?. Mulai dari 2,5jt sd 5jt per m2, misalkan. (lihat catatan saya di web site dengan judul "memperkirakan biaya bangun").  Apakah salah?, tidak juga, tetapi perhitungan itu bukan hitungan pasti, tetapi perhitungan kira-kira/sekitaran biaya. Contoh : rumah seluas 45m2 yang lantainya menggunakan granit akan berbeda dengan rumah seluas  45m2 dengan menggunakan keramik saja, apalagi keramik KW2. Benar?. Jadi hitungan per m2 pun hanya harga kisaran sebagai gambaran kepada anda berapa biaya yang harus anda siapkan ketika anda akan membuat rumah seluas "sekian" m2.

Setiap perhitungan dalam menghitung biaya bangun akan bergantung kepada, harga bahan dan harga tukang yang digunakan, tergantung juga pada daerah dimana rumah itu dibangun. Contoh : tukang di daerah A nilainya 150rb per hari. tapi didaerah M nilanya Rp. 90rb per hari. Harga pasir di daerah A harganya Rp. 2,1jt per truk. tapi didaerah M bisa Rp. 1,7jt per truk. Atau sebaliknya harga semen didaerah A Rp. 65rb tapi didaerah M Rp. 75ribu. Betul apa iya?

Mudah-mudahan sampai disini dulu bisa anda fahami.
Rulli Rosalli Arsitek
WA. 0878 2461 5376
IG : rulli_rosalli_arsitek

Bersambung

Sabtu, 25 Agustus 2018

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Untuk beberapa orang yang membangun rumahnya sendiri, dengan hanya dibantu oleh grup tukang, tanpa bantuan arsitek atau kontraktor, pemilik seringkali merasa kesulitan menentukan jumlah bahan penutup lantai seperti keramik atau granit. Jika dengan bantuan arsitek atau kontraktor biasanya di dalam RAB yang diperuntukkan untuk pemilik sudah tercantum berapa banyak dus yang akan digunakan dirumah pemilik.

rab


Untuk contoh diatas tertulis keramik area duduk/ruang keluarga menggunakan keramik ukuran 50x50 merk milan warna abu-abu dibutuhkan untuk 12,5 m2. Karena 1 dus keramik biasanya untuk kebutuhan 1m2 (tidak semua ukuran keramik atau granit 1 dus untuk 1m2) maka untuk 12,5 m2 dibutuhkan 12,5 dus dibulatkan menjadi 13 dus.
Jika anda tidak memiliki RAB yang sudah terhitung oleh arsitek atau kontraktor anda maka anda sendiri dapat menghitung kebutuhan keramik atau granit seperti ini : Misalkan anda ingin menutup ruang tidur utama yang memiliki luas 3x4 m = 12 m2 dengan keramik berukuran 40x40. Yang perlu kita ketahui pertama kali adalah apakah benar untuk 1 dus keramik itu dipakai untuk 1m2?. Maka kita dapat berhitung seperti ini, ukuran keramik 40x40 = 0,16m2. Satu dus keramik ukuran 40x40 berisi 6 keping. maka satu dus keramik diperuntukkan untuk 0,16 m2 x 6 keping = 0,96 m2.
Setelah diketahui untuk 1 dus keramik ukuran 40x40 maka kita tinggal membagi luas kamar dengan peruntukkan 1 dus keramik 40x40 yaitu 12 m2 : 0,96 m2 = 12,5 dus atau 13 dus. Lalu jangan lupa tambahkan 1 sd 2 dus keramik.
Begitu juga dengan penggunaan keramik atau granit 50x50. Untuk 1 dus keramik atau granit 50x50 digunakan untuk 1m2 luas lantai karena isinya 4 lembar keramik atau granit. Maka yang dibutuhkan untuk kamar dengan luas 12m2 maka dibutuhkan 12m2 : 1m2 = 12 dus keramik atau granit uuran 50x50.
Sebagai cadangan jika saat pembangunan terdapat cacat keramik atau pecah keramik.

Sabtu, 18 Agustus 2018

Antara Googling dan Diskusi dengan Arsitek

Dari banyak rekan-rekan Garis, saya yakin anda sudah ada yang banyak mengenal denah ini :












Jika saja denah ini adalah seorang artis, dia tentu sudah dikenal banyak netizen dan jadi pilihan favorit untuk dijadikan seorang idola. Begitu juga dengan denah ini. Sudah diminati banyak orang terutama yang ikut tergabung dalam grup-gruup desain di media sosial seperti Facebook. Seperti saya bilang denah ini ibarat artis disetiap postingan, di setiap jawaban yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana menata ruang dalam sebidang tanah berukuran 10x10m atau lebih, dan gambar ini pun akhirnya selalu muncul.

Lalu apa salah saya?, apakah ada masalah?, apakah denahnya jelek?

Tentu saja tidak ada yang salah. Tidak juga menjadi masalah. Apalagi dengan mengatakan denahnya jelek. Karena denahnya sudah memenuhi standar perencanaan , jika dilihat dari sebatas pembuatan denah. penataan ruangnya tertata dengan baik dan bisa menjadi rumah yang sehat, nyaman dan segar. Denahnya tepat sekali untuk digunakan untuk lahan yang dimiliki oleh mereka yang memiliki lahan dengan lebar 10 x 10m. Dengan denah tersebut anda tinggal pengembangan tampak, struktur, dan hal-hal penting lainnya yang dianggap perlu direncanakan dalam sebuah rumah tinggal.

Lalu apa yang akan dibahas dalam postingan kali ini ?.

Saya beberapa kali mendapat kontak dari rekan-rekan saya melalui WA mengenai keinginannya membuat rumah. Ketika mulai berdiskusi kebanyakan dari mereka mengatakan sudah mendapatkan denah yang tepat tinggal membuat rencana tampaknya saja. Dan ketika saya mintakan denahnya, yang keluar adalah gambar ini :












Saya mengulang 2x posting gambar di bahasan saya kali ini karena denah ini merupakan denah favorit banyak orang.
Kemudian ketika diskusi dilanjutkan. 4 dari 5 orang ketika ditanyakan berapa ukuran lahan yang dimiliki mereka, ternyata mereka memiliki lahan dengan ukuran 10 x 10m. Tentu saja jika denah ini digunakan di lahan lebar 10 x 10m atau 10 x lebih dari 10m denah ini sah digunakan dan dibangun. Tetapi jika lahannya lebih dari 10m x lebih dari 10m ?. Pendapat saya adalah : sayang sekali jika denah ini digunakan di lahan yang punya nilai lebih dari sekedar denah diatas. Tapi sekali lagi bukan denahnya yang jelek, tetapi denahnya kurang tepat digunakan dilahan yang memilik ukuran lebih dari 10m x lebih dari 10m, karena dengan lahan seperti itu denahnya bisa jauh lebih maksimal.

Coba kita bahas denah diatas ketika ditempatkan di lahan dengan ukuran 10m x 10m lebih.

Denah diatas memang diperuntukkan untuk lahan dengan lebar 10m dan panjang (bisa lebih dari) 10m. Oleh karena itu dibagian belakang diberikan lahan terbuka untuk memberikan akses udara dan cahaya untuk area belakang rumah. Tetapi ketika panjangnya lebih dari 10m tentu ruang keluarga di bagian belakang bisa mundur sejajar dengan dinding belakang dapur dan kamar tidur karena open space dapat diambil dari lahan lebih di bagian belakang.
Namun ketika lahannya 10m x 10m lebih. katakanlah 15m x 15m dengan denah ukuran seperti diatas akan ada sisa lahan 5m di sisi kiri atau kanan. Dan dengan sisa lahan 5m itu anda bisa menggunakannya untuk taman yang ditata dengan indah. Dan ketika lahan tersebut ditata menjadi taman yang dilengkapi gazebo dan kolam ikan, bagaimana anda dapat menikmatinya dari dalam rumah jika denah rumah yang digunakan seperti diatas?. Apakah anda harus keluar rumah dahulu untuk menikmati taman yang anda tata dengan biaya yang tidak sedikit?.




Oke bagaimana jika denahnya saya usulkan untuk dibuat seperti ini :







Denah mana yang akan anda pilih ?. Tentu saja pilihan akan anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaan dari penataan ruangnya, atau didasarkan pada budget yang dimiliki untuk membangun rumah. Tetapi kita lihat dari ketiga alternatif denah diatas. ruang keluarga dan rg makan mendapatkan akses pandangan kearah luar ke arah taman yang dapat dibuat di lahan lebih tersebut bukan?. Dan suasana yang akan anda dapat pun akan lebih menarik dari dalam rumah. Seperti contoh dibawah ini.










Ruang Keluarga Ibu Nadya Aulia - arsitek : Rulli Rosalli












Hasil Pencarian dari Google - Properti.com












Sekarang, bagi mereka yang belum membuat rumah tinggalnya dan belum masuk keperencanaan. Apakah masih berfikir akan menggunakan hasil pencarian di Google saja?, atau berdiskusi dengan Arsitek pilihan anda?. Apa kerugian anda untuk menyewa arsitek ketika anda mendapatkan keuntungan lebih dari menyewa arsitek.
Rulli Rosalli Arsitek

Kamis, 01 Maret 2018

Menghitung Kebutuhan Genteng


Mereka yang sedang membangun rumah sendiri, ketika pekerjaan sudah mencapai pekerjaan pemasangan genteng, sementara pekerjaan anda hanya dibantu oleh kelompok tukang terkadang harus siap menyediakan baha-bahan penutup atap, genteng dengan jumlah yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, supaya genteng yang dibeli tidak berlebihan tidak juga kekurangan.

Untuk menghitung kebutuhan genteng kami memeberikan gambaran perhitungannya seperti  ini :
Ketahui luas atap yang dibuat di rumah yang sedang anda bangun. perhitungan luas jika gambar rencana rumah tinggal anda dibantu oleh arsitek sehingga anda memiliki gambar rencana rumah nya maka luas atap dapat dihitung dari ukuran yang ditampilkan oleh arsitek di gambarnya. Contohnya gambar rencana rumah anda seperti ini :
 
Pertama-tama ketahui panjang genteng dari potongan A berapa meter, tentu saja panjang genteng ini akan dipengaruhi oleh bentuk atap yang dipakai dirumah anda. Sementara dari contoh yang ditampilkan diatas maka panjang atap dari kiri  ke kanan sama dengan lebar lahan rumah yaitu 10m

 Kedua, ukur panjang atap dari kemiringan atap yang kemiringannya mengarah ke bagian belakang seperti yang diperlihatkan dalam gambar Potongan C-C. Misalkan panjang atap yang bagian belakang dari ujung bubungan ke arah ujung atap bagian belakang adalah 6M. maka luas atap bagian belakang rumah yang kemiringannya menghadap kearah belakang luasnya adalah 6M x 10M = 60M

Ketiga, ukur panjang genteng dari kemiringan atap yang kemiringannya mengarah kebagian depan rumah. Misalkan panjang atap yang bagian depan dari ujung bubungan ke arah ujung atap bagian depan adalah 4.5M. Maka luas atap bagian depan rumah yang kemiringannya menghadap ke depan adalah 4,5M x 10M = 45m2.
Dengan demikian luas atap yang akan terpasang dirumah anda adalah 60m2 + 45 m2 = 105m2.
 
Lalu berapa jumlah genteng yang diperlukan untuk digunakan di atap seluas 105m2 tersebut?. Rata-rata penggunaan genteng dalam 1m2 nya berjumlah 25 buah. Tetapi karena saat ini begitu banyak genteng yang diproduksi akan lebih baik ditanyakan kepada penyedia genteng untuk diketahui berapa jumlah genteng yang diperlukan dalam 1m2 nya sesuai dengan merk dan tipe yang anda pilih. Karena jumlah genteng dalam tiap 1m2 nya akan dipengaruhi oleh ukuran gentengnya sendiri.

Tentu saja jika yang diperlukan dalam 1m2 nya adalah 25buah maka tinggal dikalikan saja 25buah x 105m2 = 2.626buah genteng.  Dan jika dalam 1m2 nya dibutuhkan 27 buah maka tinggal dikalikan saja 27buah x 105m2 = 2.835 buah. Jangan lupa tambahkan beberapa keping genteng tambahan untuk cadangan jika terjadi kerusakan saat pemasangan atau untuk cadangan setelah rumah anda selesai dibangun.

Link Lain untuk menghitung kebutuhan bahan :
Menghitung kebutuhan semen untuk pemasangan keramik
Menghitung kebutuhan penutup lantai (keramik/Granit)

Senin, 24 Februari 2014

Supaya Rumah Terasa Leluasa dan Lega

rumah anda kecil?. bukan berarti anda kehilangan kesempatan untuk menikmati rumah anda sebagai rumah yang nyaman dan leluasa. ada bebera tips yang mungkin bisa digunakan untuk mendapatkan rumah yang lega dan menyenangkan.
1. gunakan furniture yang berkesan ringan dan terang. contoh, jangan gunakan sofa besar dan berat tapi gunakan kursi dengan kaki yang ramping. Hindari keinginan memperbanyak furniture didalam rumah selama fungsinya masih bisa dikesampingkan / tidak terlalu penting.


membatasi model dan furniture yang berlebihan


2. jangan memberi sekat masif dan terlalu banyak, gunakan sekat yang transpara, seperti penggunaan kain tipis, manik-manik yang disusun berjuntai ke lantai, kayu yang disusun deret.

pembatas ruang menggunakan bahan transparan

3. pilih warna2 terang untuk cat dalam rumah anda.


keramik ukuran besar dan bukaan lebar

4. jangan gunakan penutup lantai atau dinding seperti keramik yang berpola keramik yang padat dan penuh corak, atau mozaic seperti di kamar mandi yang penggunaannya terlalu berlebihan. pola keramik yang nyaris polos dengan corak simpel dengan ukuran keramik berukuran lebih besar, akan lebih baik untuk rumah tinggal anda.

pintu kaca lebar dan tinggi untuk "menyatukan" ruang dalam dan ruang luar

5. gunakan salah satu sisi rumah anda yang dapat digunakan untuk memasang bukaan berupa pintu yang dapat dibuka lebar dengan kaca2 yang lebar dan tinggi untuk "menyatukan" area luar dengan area dalam.

Sabtu, 03 September 2011

Bagaimana mengatasi nyamuk didalam rumah

Keberadaan nyamuk didalam rumah tentu sangat mengganggu. Seringkali rumah yang sudah kita buat senyaman mungkin untuk dijadikan tempat istirahat tidak dapat terpenuhi. Ruang keluarga yang terbuka keluar kearah taman yang dilengkapi kolam ikan hias, balkon untuk menikmati udara malam tidak dapat digunakan karena nyamuk yang sangat mengganggu dengan segala gigitan dan dengungan didekat telinga kita.


Oleh karena itu selain menggunakan lotion anti nyamuk, atau semprot anti serangga (yang tentu saja tidak disarankan digunakan setiap hari karena ada efek samping dari obat kimianya), ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi keberadaan nyamuk didalam rumah, yaitu dengan menanam beberapa pohon yang tidak disukai nyamuk ditaman rumah anda. Tanaman itu antara lain : bunga lavender


bunga zodia

, tanaman serai atau sereh, bunga geranium,
atau bunga rosemary.


Penanaman tanamanam ini dapat dilakukakan secukupnya di taman dalam dekat kamar tidur utama, atau taman dekat ruang keluarga atau ruang keluarga yang mempunyai bukaan yang dapat dibuka lebar sehingga nyamuk cukup enggan masuk karena bau tanaman yang tidak disukainya. sehingga nyamuk yang masuk kedalam rumah dapat diminimalisir.

Selain itu, pencegahan yang dapat dilakukan untuk menahan masuknya nyamuk adalah dengan cara :
- memasang kassa nyamuk. kassa nyamuk dapat dipasang pada lubang angin, pintu atau jendela. jenis dan sistem pemasangannya pun sekarang sudah beragam sehingga dapat dipilih sesuai dengan selera masing-masing.

- jangan buka pintu atau jendela pada jam-jam tertentu seperti mulai jam 5 sore sd jam 7 malam dan jam 4 pagi sd jam 6 pagi, karena nyamuk akan cepat masuk kedalam rumah yang hangat.

- jangan biarkan air dikolam hias anda tidak mengalir dengan baik.


Rabu, 06 April 2011

tips memilih property













Catatan ini kami buat untuk menjawab pertanyaan dari rekan facebook kami. Mudah-mudahan bermanfaat juga bagi rekan-rekan yang lain.



Tambah Video

aam amelia :

Sy mau minta pendapat nech, sy berencana ingin membeli rmh, tp sy dgn suami berbeda pandapat dan pandangan. Suami mengiginkan perumahan bru dengan rmh tipe 50, tp sy pengen rmh lelang dengan tanah sedikit aga luas, bangunan aga rusak tdk mslh krna ingin sy renov sesuai dgn kebutuhan n mdl

Ɣªηƍ unik, sedangkan perumahanpun tetap sj harus renov. Menurut bpk mana lbh baik?


Garis :

Pendapat mba amelia dan suaminya tentu saja tidak ada yang salah, karena saya yakin masing-masing memiliki alasan yang kuat. Namun yang harus diperhatikan dalam memilihi property untuk rumah tinggal apalagi property untuk sebuah investasi adalah :

1. Harga. tentu saja harga dari property menjadi pertimbangan pertama untuk anda sebelum membeli sebuah property. Apakah sudah sesuai dengan dana yang sudah anda siapkan atau tidak. Untuk point ini Garis tidak perlu menjelaskan lebih detail karena sudah dapat difahami dengan baik oleh rekan-rekan.

2. Lokasi property berada. apakah lokasi property yang anda akan beli cukup strategis?. strategis yang dimaksud bisa dilihat dari banyak hal. Misalnya: dekat dengan tempat kerja, dekat dengan fasilitas umum seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, mudah mendapatkan kendaraan umum, atau akses keluar atau masuk ke lingkungan mudah. dll. Jika lokasi property anda berada dilingkungan yang sudah berkembang dan mempunyai fasilitas umum yang mudah didapat dan mudah dicapai, berarti anda menemukan lokasi property yang sangat baik karena anda berada dikawasan yang sangat strategis, dan nilai property anda akan terus meningkat.

3. Kondisi Lokasi : Apakah lokasi property yang anda beli berada dikawasan macet, rawan banjir, daerah sulit air bersih?. Jika lokasi property yang anda pilih mempunyai begitu banyak kekurangan karena masalah2 yang ditimbulkan oleh lingkungan sekitarnya, tentu kerugianlah yang akan anda dapatkan. Jadi walaupun harganya murah namun kesulitan anda akan terus menerus muncul dan masalah lainnya harga jual kiembali property anda pun akan terus mengalami penurunan, anda akan kesulitan menjual kembali property tersebut.

4. Kondisi Bangunan : apakah property yang akan dibeli kondisinya sudah cukup untuk digunakan sesuai dengan fungsinya atau harus dilakukan banyak renovasi atau perbaikan-perbaikan?. Berapa persen kondisi bangunan tersebut harus diperbaiki sebelum digunakan?. Apakah perbaikannya sudah sebanding dengan harga beli property tersebut?


Point ke 4 ini sebetulnya tidak lebih penting dari point 2 dan 4. Karena kondisi bangunan yang tidak layak dapat diperbaiki dan ditingkatkan sesuai dengan keinginan kita, seperti mba Amelia katakan. bahkan peningkatan property yang kita lakukan akan menambah nilai property itu sendiri. Berbeda dengan kita membeli property di perumahan yang model dan luasnya membatasi kita untuk mengembangkannya.Tetapi jika jika perumahan berada dilokasi yang baik seperti dijelaskan di point 2, kenapa tidak karena keuntungan yang kita dapatkan jauh lebih baik.


Setelah memperhatikan hal-hal tersebut tentu kita mempunyai beberapa point penting yang dapat kita gunakan untuk memilih property.

Senin, 07 Februari 2011

memperbaiki bak mandi yang bocor

Bak kamar mandi bocor?. Bagi beberapa rekan-rekan pertanyaan seperti ini tentu masih berlaku. Terutama bagi rekan-rekan yang membeli rumah di perumahan dengan kelas menengah kebawah. Karena untuk perumahan menengah keatas hampir seluruhnya sudah menggunakan shower sebagai alat pelengkap kamar mandi. Bak kamar mandi bocor tentu saja sangat mengganggu, dimana bocornya bak dapat mengakibatkan habisnya air secara sia-sia, sehingga air tidak dapat digunakan seperti seharusnya.

Bak kamar mandi yang bocor, sering terjadi dari nat keramik (jika bak dibuat dari pasangan bata dan penutup keramik), dan bahan bak yang sudah tipis (jika bak terbuat dari bahan faber) sehingga retak-retak dan pecah karena benturan gayung dll.

Jika hal ini terjadi tentu saja harus menambal/melapis kembali seluruh bagian nat keramik atau melapis bagian-bagian yang retak pada bak faber dengan pelapis anti air. Untuk melapis ulang bak gunakan kuas untung mengoleskan campuran semen/pelapis air. Oleskan dengan merata keseluruh bagian, jangan sampai ada yang terlewatkan, terutama pada bak berlapis keramik, karena kebocoran tidak mudah ditemukan. lakukan hingga 3x dan biarkan hingga betul-betul kering.

Jika masih terjadi kebocoran lakukan kembali pelapisan.

Saran : penggunaan bak di kamar mandi memang masih menjadi kebiasaan bagi masyarakat di Indonesia, karena jika tidak mandi dengan kondisi air melimpah rasanya seperti tidak mandi. =) Namun alangkah baiknya jika penggunaan bak mulai dihilangkan dan diganti dengan shower sebagai perangkat alat pelengkap kamar mandi, karena dengan menggunakan shower penggunaan air jauh lebih hemat. Setidaknya dengan menghemat air, kita bisa mendukung program save the world dari pemanasan bumi.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Mencegah Lepasnya keramik

Kategori : Tips
Topik : Mencegah keramik lepas

Pooping Up, mungkin sebuah istilah yang belum anda kenal selama ini karena jarang anda dengar istilah tersebut diungkapkan oleh ahli bangunan atau tukang bangunan kepada anda. Pooping up adalah kerusakan pada keramik karena keramik tersebut terangkat atau lepas dari tempat keramik tersebut terpasang.

Biasanya masalah keramik lepas ini terjadi pada keramik yang terpasang pada plat beton seperti dilantai dua, atau lantai yang dicor beton. Hal ini dikarenakan adanya perubahan struktur bangunan yang melendut. Perubahan inilah yang memicu lepasnya keramik dari lantai karena berubahnya kekakuan campuran semen yang berfungsi untuk menempelkan keramik ke lantai.

Namun bisa saja lepas nya keramik terjadi dilantai dasar yang tidak dicor. Jika hal ini terjadi ada beberapa penyebab terjadinya pooping up atau keramik lepas.

1. Sebelum dipasang keramik tidak direndam terlebih dahulu dalam air.
Merendam keramik didalam air dimaksudkan untuk membuat keramik lebih elastis. Jika keramik menjadi elastis tentu pada saat pemasangan dilakukan, muai susut pada keramik dapat dihindari. Sebelum dilakukan pemasangan, keramik yang sudah direndam dan akan dipasang, akan lebih baik hasilnya jika bagian belakang keramik diolesi air semen, sehingga daya rekat semen akan lebih maksimal.

2. Campuran semen pasir yang tidak tepat, sehingga daya rekat campurannya menjadi berkurang. campuran yang tidak tepat bisa saja terjadi karena tukang pasang keramik belum berpengalaman membuat campuran semennya. Jika demikian sangat disarankan untuk menggunakan campuran semen yang sudah jadi dan dapat langsung dipakai untuk pemasangan keramik.

3. Lapisan tanah dibawah keramik proses pemadatannya tidak matang. Jika pemadatan tidak dilakukan dengan baik dapat menimbulkan ketidakstabilan tanah yang dipasangi keramik.

SIlahkan mencoba, semoga tidak timbul masalah pada rumah anda...


Jumat, 01 Oktober 2010

Cara Menghapus Lumut Pada Dinding Rumah

Kategori : Tips


Rumah yang sudah kita tata dan kita perindah dengan segala macam pernik dan warna yang kita inginkan akan sangat terganggu, jika tiba-tiba saja muncul lumut pada dinding di rumah tinggal anda, dan akan sangat menjengkelkan jika lumut tersebut muncul di ruang favorit anda. Menghilangkan lumut tidak hanya dengan mengerik dan mengecat ulang dinding yang berlumut. Karena dapat dipastikan lumut akan muncul kembali.

Ada beberapa tahapan menghilangkan lumut pada dinding. Pertama : cek terlebih dahulu apakah pada area dinding tersebut ada rembesan air. Bisa jadi rembesan air muncul dari atap yang bocor, dibalik dinding terdapat kerusakan yang mengakibatkan air masuk dan merembes kedalam tembok, atau ada pipa saluran yang bocor. Jika ada penanggulangan rembesan air harus diprioritaskan. Kedua : Jika rembesan air dikarenakan bocoran dari atap dan dari rusaknya permukaan dinding di bidang sebaliknya maka bongkaran plesteran tidak diperlukan kecuali jika bocoran tersebut sudah berlangsung lama. Jika rembesan air dikarenakan bocornya saluran pipa maka bongkaran dipastikan harus dilakukan untuk perbaikan pipa dan penggantian plesteran yang sudah terkena rembesan air. Ketiga : Jika tahap itu sudah dilakukan, sebelum menutup bongkaran, siram dulu permukaan bongkaran menggunakan air yang dicampur kapur barus. jika tidak ada bongkaran oleskan air kapur barus ke permukaan dinding yang terlebih dahulu lumutnya sudah dikerik. lakukan berulang-ulang hingga dipastikan air tersebut sudah rata menutupi dan meresap kedalam dinding. Keempat : setelah selesai baru cat permukaan dinding dengan cat dasar beberapa kali, kemudian setelah kering dan rata, baru oleskan cat terakhir. Akan lebih baik jika cat yang digunakan adalah cat anti jamur.

Selasa, 14 September 2010

Rumah kecil nan lega


Kategori : Tips

Rumah anda kecil?. bukan berarti anda kehilangan kesempatan untuk menikmati rumah anda sebagai rumah yang nyaman dan leluasa. ada bebera tips yang mungkin bisa digunakan untuk mendapatkan rumah yang lega dan menyenangkan.
Ada beberapa cara yang dapat anda coba untuk memberikan kesan luas pada rumah mungil anda, sehingga anda tidak perlu berkecil hati untuk dapat hidup nyaman di rumah mungil anda.



1. gunakan furniture yang berkesan ringan dan berwarna terang.

contoh, jangan gunakan sofa besar dan berat tapi gunakan kursi dengan kaki yang ramping seperti dari besi.




2. jangan terlalu memberi sekat yang masif dan terlalu banyak, gunakan sekat yang dapat tembus pandang। seperti penggunaan kain tipis, manik-manik yang disusun berjuntai ke lantai, kayu yang disusun deret.




3. pilih warna2 terang untuk cat dalam rumah anda.


4. jangan gunakan penutup lantai atau dinding seperti keramik yang berpola keramik yang padat dan ramai dengan gambar, atau mozaic seperti di kamar mandi yang penggunaannya terlalu berlebihan. pola keramik yang nyaris polos dengan corak simpel dan berukuran besar, akan lebih baik untuk rumah tinggal anda.


5. gunakan salah satu sisi rumah anda yang dapat digunakan untuk memasang bukaan berupa pintu yang dapat dibuka lebar dengan kaca2 yang lebar dan tinggi untuk "menyatukan" area luar dengan area dalam.



6. gunakan cermin pada salah satu dinding ruangan anda untuk memberikan kesan luas.




Kamis, 22 April 2010

keuntungan bukaan lebar dan tinggi
















Topik : Bukaan Lebar dan Tinggi Untuk kenyamanan Rumah Tinggal Anda

Membuat bukaan lebar dan besar berupa jendela kaca atau pintu kaca, memang memerlukan biaya yang tinggi karena kaca yang dipilih adalah kaca yang tebal dan desain kusen-kusennya pun harus didesain dengan desain yang menarik.
tapi sedikitnya ada tiga keuntungan yang akan anda dapatkan.
keuntungan pertama : rumah anda akan hemat energy, karena rumah anda tidak lagi memerlukan penerangan tambahan, dari pagi hingga sore.
begitu juga dengan udara. AC sebagai pengatur suhu udara.
keuntungan kedua : rumah anda akan jauh lebih sejuk, sehat dan segar karena matahari pagi, dan udara yang secara maksimal dapat memasuki seluruh ruang dalam rumah tinggal anda, dan udara didalam rumah akan terus bergerak jika rumah anda disiapkan dengan memberikan pintu dan jendela yang dapat dibuka tutup.
keuntungan ke tiga : rumah anda akan terasa luas karena pengaruh ruangan yang terasa menyatu dengan area luar, sekecil apapun rumah anda efek sempit dan pengap dapat dihilangkan dengan memanfaatkan bukaan-bukaan pada rumah anda.